Perjalannan Hati Ku

Semalam mimpi itu datang lagi. Entah
kenapa berkali dia hadir dalam mimpiku membuatku semakin bingung harus
berbuat apa. Dia selalu datang walaupun hanya tersenyum sebentar.
Membuatku semakin takut untuk mengenalnya lebih dalam.

Tuhan……….
aku hanya manusia biasa, aku tak luput dari kesalahan aku tak terlepas
dari kekurangan. Kenapa saat bidukku sudah berlabuh, dia ada di
dekatku. Menebarkan cahaya sikap yang membuatku terhenyak akan sebuah
arti kedewasaan. Dia tidak lebih sempurna daripada seorang manusia
lainnya. Dia pasti punya kekurangan yang membuatku harus menimbang dan
berfikir arti sebuah ikatan.
Seakan aku menikmati keadaan ini. Aku
begitu ingin selalu berbincang dengannya. Aku begitu ingin tertawa
bersamanya. Mendengarkan kisah-kisahnya, bercerita tentang apa saja.
Aku tidak mungkin mencintainya, walaupun ada sedikit rasa bahwa aku
menginginkannya.

Tuhanku, aku bukan pengkhianat cinta. Harga
diri dan kesucian juga bagian dari cinta. Aku bukan seorang pengkhianat
dari sebuah jalan yang telah kurajut bersamanya.
Tapi sungguh…….. seandainya dia datang lebih awal, mungkin cinta dan hati ini akan menjadi miliknya.

Kekasih…………
Mengenangmu membuatku pilu,
membuatku sadar aku tak mungkin dijalanmu.
Kenanganmu akan kusimpan dalam hatiku.
rapat dan takkan kubiarkan ada yang membukanya
apalagi untuk tahu
biarlah Tuhan saja tempatku curahkan semua nestapa
karena hanya Tuhan sajalah yang paling mengerti aku.

Tulis sebuah Komentar